Jumat, 03 Januari 2014

Tugas 3 Kuesioner



Kuesioner merupakan alat berisi pertanyaan yang sebenarnya, kuesioner adalah bagian dari sebuah penelitian atau observasi. Kuesioner bisa didefinisikan satu set pertanyaan yang berhubungan dengan program penelitian. Kuesioner digunakan untuk mengukur data kualitatif. Sumber data yang didapatkan melalui kuesioner merupakan sumer data primer, dengan sasaran konsumen makanan cepat saji di Bali. Berikut ini contoh kuesioner secara sederhana, analisa ada di bagian bawah setelah kuesioner.   

Karakteristik Responden :

1.    N a m a                           : .............................................................................................
2.    Umur                              : ........................ tahun
3.    Jenis Kelamin                 :           Laki-laki / Perempuan (coret yang tidak perlu)
4.    Pendidikan terakhir        :.......................................... (yang ditamatkan)
5.    Agama                            : ................................................
6.    Pekerjaan utama yang anda saat ini ? sebagai :
(a)   Pelajar/Mahasiswa
(b)   Karyawan Perusahaan
(c)   Pegawai Negeri
(d)   Ibu Rumah tangga
(e)    Wiraswasta
(f)    Lain – lain               : …………………….
2.    Suku                                : .............................................................................................
3.    Kernegaraan                    : .............................................................................................
4.    Alamat                            : .............................................................................................

DAFTAR PERTANYAAN

Petunjuk Umum :
 Untuk pertanyaan pilian, pilih dan berikan tanda silang (X) pada jawaban yang disediakan, yang menurut anda paling sesuai !
       Untuk pertanyaan terbuka berikan jawaban secara singkat dan jelas !

1.   Selain makan, apakah anda biasanya juga melakukan kegiatan lain selama di restoran
a) ya, sering         b) ya, kadang-kadang      c). tidak
2.   Selama ini jenis makanan apa saja yang anda paling sukai untuk di beli di restoran fast food ?
a). Makanan (nasi dengan kelengkapannya)
b). Camilan (roti atau sejenisnya)
c). Minuman
3.    Berapa lama sejak anda masuk ke restoran sampai keluar (pulang) menghabiskan waktu ?.................. jam
4.    Siapakah yang biasanya mengajak atau menganjurkan anda untuk makan di restoran fast food ?
a). Keluarga                    b). Teman                    c). Organisasi              d). Sendiri
5.    Jika ada pilihan lain selain restoran fast food, apakah anda biasanya memilih jenis restoran lain selain fast food ?
a). ya                    b). tidak
6.    Apabila situasi dunia (seperti perang irak-AS) terjadi lagi, adakah niat anda untuk tidak memilih restoran fast food ?
a). ya                    b). tidak
7.    Apabila situasi di Bali/indonesia (seperti kasus bom Bali, demo, dsb) terjadi lagi, adakah niat anda untuk tidak memilih restoran fast food ?
a). ya                    b). tidak
8.    Apabila situasi ekonomi (seperti krisis, nilai dolar naik, dsb) terjadi, adakah niat anda untuk tidak memilih restoran fast food ?
a). ya                    b). tidak
9.    Bagi anda, apakah dengan makan makanan di restoran fast food, memiliki nilai moral yang kurang baik ?
a). ya                    b). tidak
10.  Bagi anda, apakah dengan makan makanan di restoran fast food, memiliki nilai sosial yang kurang baik ?
a). ya                    b). tidak
11.  Setelah anda memutuskan untuk tidak makan di restoran fast food, adakah keputusan tersebut akan berubah seketika untuk makan di restoran fast food ?
a). ya                    b). tidak
12.  Setelah anda memutuskan untuk makan di restoran fast food, adakah keputusan tersebut akan berubah seketika untuk tidak makan di restoran fast food ?
a). ya                    b). tidak
13.  Berapa lama waktu yang anda perlukan untuk merencanakan makan di restoran fast food ? ................. jam
14.   Selain pekerjaan utama anda, adakah jenis kegiatan  lain di dalam organisasi bisnis atau sosial yang diikuti ?
15.  Apakah selama ini anda pernah merasa dikecewakan ketika berbelanja di restoran fast food ?
a. Pernah
b. Tidak pernah …………..(lanjutkan ke P.17)
16.  Alasan utama apakah yang menurut anda mengecewakan, ketika berbelanja di fast food tersebut ?
a. Pelayanan lambat
b. Pelayan tidak ramah
c. Kebersihan makanan kurang
d. Keamanan memakannya kurang
e. Rasa makanan tidak enak
f. Harganya mahal atau tidak terjangkau
g. Menu tidak lengkap
h. Ruang makan kurang aman
i. Ruang makan kurang nyaman
j. Jarak dari rumah / kantor terlalu jauh
k. Lokasi restoran kurang strategis
l. Sarana parkir kurang memadai
m. Keamanan parkir kurang terjamin
n. Promosinya tidak sesuai dengan kenyataan
17.  Adakah rasa puas yang lebih tinggi pada anda, ketika anda membeli fast  food, dibandingkan dengan ketika anda membeli makanan sejenis di restoran lain yang bukan fast food ?
a. Ya, ada
b. Tidak ada
18.  Berikan tanggapan anda berkaitan dengan jawaban no. 16 di atas, pada setiap item  yang disediakan dalam tabel di bawah ini, dengan memberikan tanda silang (X) pada kotak yang dianggap paling sesuai !
Keterangan
Sangat Memadai
Memadai
Cukup Memadai
Kurang Memadai
Tidak Memadai
1. Kecepatan pelayanan





2. Keramahan karyawan





3. Kebersihan makanan





4. Keamanan makanan





5. Ketepan rasa





6. Harga makanan





7. Kelengkapan Menu





8. Keamanan ruangan





9. Kenyamanan ruangan





10 Jarak restoran





11 Lokasi restoran





12 Fasilitas Parkir





13 Keamanan Parkir





14 Promosi restoran






19.    Berapa kali rata-rata anda membeli fast food dalam satu bulan ? ............ kali
20.    Restoran mana dibawah ini yang paling sering anda kunjungi :
a. Kentucy Fried Chicken
b. Texas Fried Chicken
c. California Fried Chicken
d. Mc Donald
e. A & W
f. Cimo Cimi
21.    Berikan tanggapan / kesan anda pada pernyataan-pernyataan dalam tabel di bawah ini berkaitan dengan jawaban no. 20
Keterangan
Sangat Setuju
Setuju
Kurang Setuju
Tidak Setuju
Sangat Tidak Setuju
1. Pelayanan cepat





2. Karyawan ramah





3.Makanannya bersih





4. Makanannya aman





5. Rasa makan tepat selera





6. Harga terjangkau





7. Menu tersedia lengkap





8. Ruangan makan aman





9. Ruangan makan nyaman





10 Jarak restoran dekat





11 Lokasi restoran strategis





12 Fasilitas Parkir cukup





13 Parkir aman





14 Promosi sesuai kenyataan






22.  Rangkinglah atribut restoran fast food berikut, menurut tingkat kepentingan anda dalam mempengaruhi keputusan membeli fast food, dari yang terpenting dengan nilai  14 (tertinggi) - 1 (terendah)
Keterangan
Rangking
1. Kecepatan pelayanan

2. Keramahan karyawan

3. Kebersihan makanan

4. Keamanan makanan

5. Ketepan rasa

6. Harga makanan

7. Kelengkapan Menu

8. Keamanan ruangan

9. Kenyamanan ruangan

10 Jarak restoran

11 Lokasi restoran

12 Fasilitas Parkir

13 Keamanan Parkir

14 Promosi restoran


Tujuan dari kuesioner di atas adalah untuk mengetahui kepuasaan konsumen terhadap pelayanan, fasilitas, dan makanan yang disajikan oleh restoran cepat saji McD di Bali.  Sebelum menjawab pertanyaan dari kuesioner yang ada, responden terlebih dahulu diharuskan mengisi karakteristik diri dengan menjawab pertanyaan yang telah disediakan. Hal tersebut digunakan agar peneliti mengetahui karakteristik dari konsumen yang datang ke McD. Untuk penjelasan lebih lengkap dari kuesioner diatas dapat dilihat pada penjabaran dibawah ini.
Sumber Data
Seperti yang telah dikatakan sebelumnya, sumber data yang didapatkan dari kuesioner merupakan sumber data primer. Sumber data primer merupakan data yang didapatkan atau dikumpulkan sendiri untukk kemudian diolah berdasarkan dengan tujuan yang diinginkan peneliti, misalnya melalui wawancara, observasi, dan kuesioner.

Populasi dan Sampel
Populasinya adalah konsumen makanan cepat saji di Bali, dengan sampel penelitian konsumen makanan cepat saji McD Bali.

Skala Pengukuran
Skala pengukuran digunakan untuk mengukur suatu variabel dalam rumusan masalah penelitian. Skala pengukuran dari kuesioner diatas ada beberapa macam, yang pertama adalah skala pengukuran nominal. Skala nominal merupakan skala yang berfungsi untuk mengelompokkan data, tetapi tidak memiliki arti. Contoh skala nominal pada kuesioner diatas ada pada bagian karakteristik responden mengenai jenis kelamin (Laki-laki\ Perempuan) responden yang mengisi kuesioner.  
Skala pengukuran yang kedua adalah skala ordinal, yaitu skala yang memberi arti prioritas atau peringkat, atau ranking. Skala ordinal ini ada pada pertanyaan no 22 yang ingin mengetahui ranking yang diberikan konsumen terhadap tingkat kepentingan dan hal yang memengaruhi konsumen dalam membeli makanan cepat saji, ranking dimulai dari yang terpeting dengan nilai 14 dan nilai terendah 1.
Skala pengukuran ketiga yang digunakan adalah skala interval, yaitu skala pemberian angka pada klasifikasi atau kategori dari objek yang memiliki sifat ukuran ordinal, ditambah satu sifat lain yaitu jarak atau interval yang sama dan merupakan ciri dari objek yang diukur. Contoh skala pengukuran interval yang ada pada kuesioer diatas ada pada pertanyaan no 18 dan 21. Skala pengukuran interval pada pertanyaan no 18 adalah Sangat Memadai, Memadai, Cukup Memadai, Kurang Memadai, Tidak Memadai. 

Tipe pertanyaan dan Kategori Respon Berdasarkan Jenis
Kuesioner diatas merupakan knowledge quenstions, karena hal-hal yang ditanyakan dalam kuesioner digunakan agar peneliti mengetahui informasi atau pendapat dari konsumen mengenai restoran cepat saji McD Bali, dan untuk mengetahui perbandingan antara perusahaan pesaing dengan McD.

Bentuk Pertanyaan
Bentuk pertanyaan yang diberikan dalam kuesiner diatas termasuk bentuk pertanyaan tertutup dengan jenis multiple choice, hal ini dikarenakan responden telah disediakan beberapa alternatif jawaban oleh peneliti. Responden memilih jawaban sesuai dengan pendapat responden. Selain itu kuesioner diatas juga berjenis pertanyaan tetutup dichotomus choice, karena responde harus memilih satu dari dua alternatif jawaban yang telah disediakan.

Keuntungan Pertanyaan Tertutup
Mudah dihitung persentase jawabannya, mudah melacak pendapat berdasarkan waktu.  Serta mudah untuk memfilter jawaban yang tidak berguna atau yang ekstrim.

Sumber Contoh Kuesioner:
Sumber Materi:
http://jurnal-sdm.blogspot.com/2011/06/penyusunan-kuesioner-penelitian.html



Jumat, 08 November 2013

Contoh Proposal Penelitian


Contoh Proposal Metode Penelitian Kualitatif “Resepsi Khalayak Ibu-ibu Rumah Tangga desa Candi - Sidoarjo terhadap Program Acara Reality Show “Master Cheff” di RCTI”

BAB I
PENDAHULUAN

                                                                                       

1.1              Latar Belakang Masalah                                
            Media massa merupakan alat komunikasi yang sangat berpengaruh pada saat ini, salah satu media massa yang paling efektif dalam memberikan informasi kepada masyarakat adalah televisi. Media massa itu sendiri merupakan suatu alat yang biasanya digunakan dalam penyampaian pesan dari sumber kepada khalayak (penerima) dengan menggunakan alat-alat komunikasi mekanis seperti surat kabar, film, radio dan televisi. Hingga detik ini media massa masih menjadi penentu atau pencetus sebuah opini publik yang ada di masyarakat. Melalui media massa yang satu ini masyarakat dapat memperoleh informasi secara lebih cepat dan beranekaragam, sehingga lebih memudahkan masyarakat untuk mendapatkan informasi.
         Informasi yang diberikan melalui media massa televisi dapat berupa informasi kejadian-kejadian yang terjadi di dunia, kesehatan, maupun acara-acara reality show yang dibuat oleh pihak rumah produksi untuk ditayangkan di stasiun televisi. Salah satu reality show yang akhir-akhir ini diminati dalam kalangan ibu-ibu adalah tayangan reality show yang disuguhkan oleh rumah produksi FremantleMedia dengan judul program acara Master Cheff Indonesia yang ditayangkan di RCTI. Acara reality show ini merupakan sebuah ajang adu kemampuan memasak bagi semua kalangan untuk menemukan the first Master Chef Indonesia. Survey yang dilakukan dalam penelitian ini di fokuskan pada  resepsi khalayak ibu-ibu yang tinggal di desa Candi, kecamatan Candi-Sidoarjo mengenai acara reality show Master Cheff. Ada beberapa alasan peneliti memilih program acara tersebut, diantaranya:
  1. pada observasi awal yang peneliti lakukan kepada sebagian ibu-ibu rumah tangga di desa Candi Sidoarjo, yang menjadi narasumber sementara, didapatkan hasil bahwa sebagian besar pernah dan suka menonton tayangan tersebut dengan beragam alasan.
  2. program acara tersebut menampilkan adu kemampuan memasak bagi semua kalangan,sehingga seharusnya mampu memberikan inspirasi bagi audiensnya.
  3. ditayangkan setiap hari pada pukul 16.30 sore, jam tayang tersebut memberikan ruang dan waktu yang cukup banyak bagi ibu-ibu untuk menonton tayangan tersebut.
  4. tayangan dengan durasi yang cukup lama (sekitar 60 menit atau 1 jam) seharusnya membuat pemirsanya puas dengan isi atau content acara tersebut.
Salah satu standar untuk mengukur khalayak media adalah menggunakan reception analysis, dimana analisis ini mencoba memberikan sebuah makna atas pemahaman teks media dengan memahami bagaimana karakter teks media dibaca oleh khalayak. Reception analysis disini meliputi persepsi, pemikiran, preferensi dan interpretasi. Persepsi adalah pengalaman tentang obyek, peristiwa atau hubungan-hubungan yang diperoleh dengan menyimpulkan informasi dan menafsirkan pesan. (Jalaluddin, 2004:51). Pemikiran didefinisikan sebagai perbuatan individu dalam menimbang-nimbang, menguraikan, menghubung-hubungkan sampai akhirnya mengambil keputusan. Preferensi yaitu semua ungkapan emosi individu yang menyertai pemikiran persepsi kita dalam menerima pesan, apakah pemirsa menyukai program berita tersebut atau tidak. Interpretasi merupakan sebuah istilah untuk menjelaskan bagaimana kita memahami pengalaman. Berdasarkan uraian diatas maka peneliti terdorong untuk mengadakan penelitian mengenai resepsi khalayak ibu-ibu rumah tangga terhadap program acara reality show ”Master Cheff” di RCTI.

1.2       Perumusan Masalah
Dari uraian latar belakang masalah dia atas, maka dapat dirumuskan masalah bagaimanakah resepsi khalayak ibu-ibu rumah tangga terhadap program acara relaity show ”Master Cheff” di RCTI?

1.3       Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui resepsi khalayak ibu-ibu rumah tangga terhadap program acara relaity show ”Master Cheff” di RCTI.

BAB III
                              KONSEPTUALISASI PENELITIAN         

Hampir sama dengan penelitian-penelitian dengan menggunakan analisis khalayak (resepsi/penerimaan) lainnya, konseptualisasi penelitian berawal dari suatu acara yang kemudian bagaimana acara tersebut diterima oleh khalayak yang kemudian akan diinterpretasikan olehnya melalui empat hal yang menjadi dasar dari Reception analysis disini meliputi persepsi, pemikiran, preferensi dan interpretasi. Persepsi adalah pengalaman tentang obyek, peristiwa atau hubungan-hubungan yang diperoleh dengan menyimpulkan informasi dan menafsirkan pesan. (Jalaluddin, 2004:51). Pemikiran didefinisikan sebagai perbuatan individu dalam menimbang-nimbang, menguraikan, menghubung-hubungkan sampai akhirnya mengambil keputusan. Preferensi yaitu semua ungkapan emosi individu yang menyertai pemikiran persepsi kita dalam menerima pesan, apakah pemirsa menyukai program berita tersebut atau tidak. Interpretasi merupakan sebuah istilah untuk menjelaskan bagaimana kita memahami pengalaman.


BAB IV
METODOLOGI PENELITIAN

4.1                 Metode Penelitian
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dimana penelitian ini menggunakan data deskripstif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati (Bogdan dan Taylor, 1975:5). Penelitian kualitatif daris sisi definisi lainnya dikemukankan bahwa hal itu merupakan penelitian yang memanfaatkan wawancara terbuka untuk menelaah dan memahami sikap, pandangan, perasaan dan perilaku individu atau sekelompok orang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan tipe eksplorasi dan menggunakan metode analisis penerimaan atau reception analysis yang bertujuan untuk mengetahui resepsi khalayak ibu-ibu rumah tangga terhadap program acara reality show ”Master Cheff” di Indosiar.
Dalam reception analysis perlu diperhatikan bahwa televisi mengirimkan pesan melalui kode-kode yang disampaikan melalui audio visual dan pemirsa dapat menerima dan menganalisa pesan-pesan tersebut. Reception analysis meliputi persepsi, pemikiran, preferensi dan interprestasi. Persepsi adalah pengalaman tentang obyek, peristiwa atau hubungan-hubungan yang diperoleh dengan menyimpulkan informasi dan menafsirkan pesan. Pemikiran didefinisikan sebagai perbuatan individu dalam menimbang-nimbang, menguaraikan, menghubung-hubungkan sampai akhirnya mengambil keputusan. Preferensi yaitu semua ungkapan emosi individu yang menyertai pemikiran persepsi ketika menerima pesan, apakah pendengar menyukai siaran penyiar tersebut di radio atau tidak. Interprestasi merupakan sebuah istilah untuk menjelaskan bagaimana kita memahami pengalaman.

4.2       Desain Penelitian
Penelitian ini dilakukan pada ibu-ibu rumah tangga di desa Candi, kecamatan Candi-Sidoarjo yang menjadi pemirsa program acara reality show ”Master Cheff” di Indosiar. Ada beberapa alasan dipilihnya lokasi tersebut adalah berdasarkan pengamatan sementara peneliti bahwa di daerah tersebut sangat banyak ibu-ibu rumah tangga menyaksikan acara tersebut, sehingga dapat disimpulkan bahwa antusiasme ibu-ibu rumah tangga sebagi khalayak begitu besar.

       4.3       Dimensi Waktu
Dimensi waktu (Time Horizon) untuk penelitian ini adalah One Shot Study (Studi Satu Tahap) , yaitu penelitian yang datanya dikumpulkan sekaligus. Data yang dikumpulkan dapat berupa data dari satu atau beberapa subyek penelitian yang mencakup satu atau beberapa periode waktu (hari, minggu, bulan, atau tahun). Tipe studi ini lebih menekankan pada frekuensi tahap pengumpulan data, yaitu satu tahap atau sekaligus. Pengumpulan data dilakukan sekaligus melalui metode survey. Setelah itu peneliti tidak melakukan survey lagi terhadap responden yang sama.
                            
4.4              Populasi dan Teknik Pemilihan Informan/Narasumber
Dalam penelitian kali ini yang menjadi populasi adalah seluruh ibu-ibu rumah tangga di Candi Sidoarjo. Namun, tidak semua populasi akan dijadikan sampel untuk menggali data. Ada beberapa alasan mengapa hal tersebut dilakukan, diantaranya:
1. metode pengambilan informan yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampel (sampel bersyarat) yang mana informan tersebut kita tentukan yang disesuaikan dengan tema penlitian.
2. tentunya penelitian ini mengkhususkan pada beberapa karakteristik dari narasumber yakni individu yang tercatat sebagai penonton acara reality show Master Chef Indosiar
3. jumlah dari informan juga dibatasi sebanya 10 orang. Hal ini sesuai dengan teori yang disampaikan oleh beberapa tokoh penelitian komunikasi bahwa informan dalam sebuah penelitian berjenis kualitatif adalah 10 sampai 15 orang saja.

4.5              Metode Pengumpulan Data
Metode pengumpulan data dalam suatu penelitian ditentukan berdasarkan jenis penelitiannya. Metode pengumpulan data dengan observasi, FGD, wawancara mendalam, dan sudi kasus adalah teknik yang lazim dpergunakan oleh seorang peneliti kualitatif. Metode pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data primer. Data primer dapa diperoleh dengan melakukan wawancara mendalam (teknik pengumpulan data yang didasarkan pada percakapan secara intensif dengan suatu tujuan tertentu) dengan informan untuk menggali informasi-informasi penting dan tajam seputar tema penlitian yang dipandu dengan sebuah guide interview sebagai bahan dasar wawancara, akan tetapi dalam aktualisasinya dapat berkembang sejalan dengan wawancara yang berlangsung.

4.6       Metode Analisis Data
Data yang didapat dari hasil diskusi (catatan dan rekaman) kemudian ditranskrip berurutan sesuai dengan ringkasan diskusi agar tidak ada data yang terlewatkan. Analisis data hasil diskusi harus memperhatikan lima faktor sebagai berikut :
1. Menentukan istilah yang digunakan beserta maknanya, kemudian mengelompokkan konsep yang mirip.
2.  Menentukan konteks kalimat dengan melihat stimuli/pemicunya dan kemudian diinterpretasi sesuai konteks tersebut.
3. Memperhatikan alur diskusi dan mencatat perubahan serta posisi partisipan setelah berinteraksi dengan partisipan lain.
4. Lebih memperhatikan respon yang spesifik dan sesuai pengalaman daripada respon yang kurang jelas dan terlalu teoritis.
5.  Jeli dalam mencari ide yang tersirat sepanjang diskusi.                


Sumber:         
http://catatan-perkuliahan-aku.blogspot.com/




Kamis, 17 Oktober 2013

Makalah Penelitian Masalah Sosial



Permasalahan Pemukiman Kumuh di Jakarta dengan Solusi Penyelesaian Program Pembangunan Rumah Susun dan Kampung Deret

Pengambilan tema penelitian kali ini penulis akan membahas mengenai permasalahan pemukiman kumuh di Jakarta. Pemukiman Kumuh di Jakarta sudah menjadi persoalan yang mendasar sejak dahulu, persoalan ini biasa terjadi di kota-kota besar. Banyak penduduk serta tingkat kemiskinan di Jakarta  diduga menjadi penyebab utama munculnya pemukiman kumuh. Maka dari itu penulis ingin lebih mendalami mengenai permasalahan pemukiman kumuh di Jakarta untuk tema dari makalah penelitian sosial, yang dibuat sebagai bagian dari tugas matakuliah softskill. Berikut ini penulis akan menjelaskan permasalahan yang mendasari permasalahan pemukiman kumuh dan tujuan pembuatan penelitian ini.

Perumusan Masalah
Permasalahan yang terdapat pada penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Apakah penyebab munculnya pemukiman kumuh di Jakarta?
2. Apakah pengertian dari pemukiman kumuh dan karakteristiknya?
3. Bagaimana cara pemerintah DKI Jakarta dalam menangani pemukiman kumuh di Jakarta?
4. Apa saja kendala yang dihadapi selama program pembangunan rumah susun dan kampung deret dilakukan?

Tujuan Penulisan
Tujuan dari pembuatan makalah penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Untuk mengetahui penyebab munculnya pemukiman kumuh di Jakarta.
2. Untuk mengetahui pengertian dari pemukiman kumuh dan karakteristiknya.
3. Untuk mengetahui cara yang dilakukan pemerintah DKI Jakarta dalam menangani pemukiman kumuh di Jakarta.
4. Untuk mengetahui kendala yang dihadapi selama program pembangunan rumah susun dan kampung deret dilakukan.

Sumber:
Koran Kompas Edisi 17 Oktober 2013, Bagian Metropolitan 
http://lipsus.kompas.com/gebrakan-jokowi-basuki/read/xml/2013/05/25/14591352/Bersama.Membangun.Kampung.Deret.Impian.Jokowi
http://rah-toem.blogspot.com/2012/08/contoh-makalah-penelitian-tentang.html