Jumat, 08 November 2013

Contoh Proposal Penelitian


Contoh Proposal Metode Penelitian Kualitatif “Resepsi Khalayak Ibu-ibu Rumah Tangga desa Candi - Sidoarjo terhadap Program Acara Reality Show “Master Cheff” di RCTI”

BAB I
PENDAHULUAN

                                                                                       

1.1              Latar Belakang Masalah                                
            Media massa merupakan alat komunikasi yang sangat berpengaruh pada saat ini, salah satu media massa yang paling efektif dalam memberikan informasi kepada masyarakat adalah televisi. Media massa itu sendiri merupakan suatu alat yang biasanya digunakan dalam penyampaian pesan dari sumber kepada khalayak (penerima) dengan menggunakan alat-alat komunikasi mekanis seperti surat kabar, film, radio dan televisi. Hingga detik ini media massa masih menjadi penentu atau pencetus sebuah opini publik yang ada di masyarakat. Melalui media massa yang satu ini masyarakat dapat memperoleh informasi secara lebih cepat dan beranekaragam, sehingga lebih memudahkan masyarakat untuk mendapatkan informasi.
         Informasi yang diberikan melalui media massa televisi dapat berupa informasi kejadian-kejadian yang terjadi di dunia, kesehatan, maupun acara-acara reality show yang dibuat oleh pihak rumah produksi untuk ditayangkan di stasiun televisi. Salah satu reality show yang akhir-akhir ini diminati dalam kalangan ibu-ibu adalah tayangan reality show yang disuguhkan oleh rumah produksi FremantleMedia dengan judul program acara Master Cheff Indonesia yang ditayangkan di RCTI. Acara reality show ini merupakan sebuah ajang adu kemampuan memasak bagi semua kalangan untuk menemukan the first Master Chef Indonesia. Survey yang dilakukan dalam penelitian ini di fokuskan pada  resepsi khalayak ibu-ibu yang tinggal di desa Candi, kecamatan Candi-Sidoarjo mengenai acara reality show Master Cheff. Ada beberapa alasan peneliti memilih program acara tersebut, diantaranya:
  1. pada observasi awal yang peneliti lakukan kepada sebagian ibu-ibu rumah tangga di desa Candi Sidoarjo, yang menjadi narasumber sementara, didapatkan hasil bahwa sebagian besar pernah dan suka menonton tayangan tersebut dengan beragam alasan.
  2. program acara tersebut menampilkan adu kemampuan memasak bagi semua kalangan,sehingga seharusnya mampu memberikan inspirasi bagi audiensnya.
  3. ditayangkan setiap hari pada pukul 16.30 sore, jam tayang tersebut memberikan ruang dan waktu yang cukup banyak bagi ibu-ibu untuk menonton tayangan tersebut.
  4. tayangan dengan durasi yang cukup lama (sekitar 60 menit atau 1 jam) seharusnya membuat pemirsanya puas dengan isi atau content acara tersebut.
Salah satu standar untuk mengukur khalayak media adalah menggunakan reception analysis, dimana analisis ini mencoba memberikan sebuah makna atas pemahaman teks media dengan memahami bagaimana karakter teks media dibaca oleh khalayak. Reception analysis disini meliputi persepsi, pemikiran, preferensi dan interpretasi. Persepsi adalah pengalaman tentang obyek, peristiwa atau hubungan-hubungan yang diperoleh dengan menyimpulkan informasi dan menafsirkan pesan. (Jalaluddin, 2004:51). Pemikiran didefinisikan sebagai perbuatan individu dalam menimbang-nimbang, menguraikan, menghubung-hubungkan sampai akhirnya mengambil keputusan. Preferensi yaitu semua ungkapan emosi individu yang menyertai pemikiran persepsi kita dalam menerima pesan, apakah pemirsa menyukai program berita tersebut atau tidak. Interpretasi merupakan sebuah istilah untuk menjelaskan bagaimana kita memahami pengalaman. Berdasarkan uraian diatas maka peneliti terdorong untuk mengadakan penelitian mengenai resepsi khalayak ibu-ibu rumah tangga terhadap program acara reality show ”Master Cheff” di RCTI.

1.2       Perumusan Masalah
Dari uraian latar belakang masalah dia atas, maka dapat dirumuskan masalah bagaimanakah resepsi khalayak ibu-ibu rumah tangga terhadap program acara relaity show ”Master Cheff” di RCTI?

1.3       Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui resepsi khalayak ibu-ibu rumah tangga terhadap program acara relaity show ”Master Cheff” di RCTI.

BAB III
                              KONSEPTUALISASI PENELITIAN         

Hampir sama dengan penelitian-penelitian dengan menggunakan analisis khalayak (resepsi/penerimaan) lainnya, konseptualisasi penelitian berawal dari suatu acara yang kemudian bagaimana acara tersebut diterima oleh khalayak yang kemudian akan diinterpretasikan olehnya melalui empat hal yang menjadi dasar dari Reception analysis disini meliputi persepsi, pemikiran, preferensi dan interpretasi. Persepsi adalah pengalaman tentang obyek, peristiwa atau hubungan-hubungan yang diperoleh dengan menyimpulkan informasi dan menafsirkan pesan. (Jalaluddin, 2004:51). Pemikiran didefinisikan sebagai perbuatan individu dalam menimbang-nimbang, menguraikan, menghubung-hubungkan sampai akhirnya mengambil keputusan. Preferensi yaitu semua ungkapan emosi individu yang menyertai pemikiran persepsi kita dalam menerima pesan, apakah pemirsa menyukai program berita tersebut atau tidak. Interpretasi merupakan sebuah istilah untuk menjelaskan bagaimana kita memahami pengalaman.


BAB IV
METODOLOGI PENELITIAN

4.1                 Metode Penelitian
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dimana penelitian ini menggunakan data deskripstif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati (Bogdan dan Taylor, 1975:5). Penelitian kualitatif daris sisi definisi lainnya dikemukankan bahwa hal itu merupakan penelitian yang memanfaatkan wawancara terbuka untuk menelaah dan memahami sikap, pandangan, perasaan dan perilaku individu atau sekelompok orang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan tipe eksplorasi dan menggunakan metode analisis penerimaan atau reception analysis yang bertujuan untuk mengetahui resepsi khalayak ibu-ibu rumah tangga terhadap program acara reality show ”Master Cheff” di Indosiar.
Dalam reception analysis perlu diperhatikan bahwa televisi mengirimkan pesan melalui kode-kode yang disampaikan melalui audio visual dan pemirsa dapat menerima dan menganalisa pesan-pesan tersebut. Reception analysis meliputi persepsi, pemikiran, preferensi dan interprestasi. Persepsi adalah pengalaman tentang obyek, peristiwa atau hubungan-hubungan yang diperoleh dengan menyimpulkan informasi dan menafsirkan pesan. Pemikiran didefinisikan sebagai perbuatan individu dalam menimbang-nimbang, menguaraikan, menghubung-hubungkan sampai akhirnya mengambil keputusan. Preferensi yaitu semua ungkapan emosi individu yang menyertai pemikiran persepsi ketika menerima pesan, apakah pendengar menyukai siaran penyiar tersebut di radio atau tidak. Interprestasi merupakan sebuah istilah untuk menjelaskan bagaimana kita memahami pengalaman.

4.2       Desain Penelitian
Penelitian ini dilakukan pada ibu-ibu rumah tangga di desa Candi, kecamatan Candi-Sidoarjo yang menjadi pemirsa program acara reality show ”Master Cheff” di Indosiar. Ada beberapa alasan dipilihnya lokasi tersebut adalah berdasarkan pengamatan sementara peneliti bahwa di daerah tersebut sangat banyak ibu-ibu rumah tangga menyaksikan acara tersebut, sehingga dapat disimpulkan bahwa antusiasme ibu-ibu rumah tangga sebagi khalayak begitu besar.

       4.3       Dimensi Waktu
Dimensi waktu (Time Horizon) untuk penelitian ini adalah One Shot Study (Studi Satu Tahap) , yaitu penelitian yang datanya dikumpulkan sekaligus. Data yang dikumpulkan dapat berupa data dari satu atau beberapa subyek penelitian yang mencakup satu atau beberapa periode waktu (hari, minggu, bulan, atau tahun). Tipe studi ini lebih menekankan pada frekuensi tahap pengumpulan data, yaitu satu tahap atau sekaligus. Pengumpulan data dilakukan sekaligus melalui metode survey. Setelah itu peneliti tidak melakukan survey lagi terhadap responden yang sama.
                            
4.4              Populasi dan Teknik Pemilihan Informan/Narasumber
Dalam penelitian kali ini yang menjadi populasi adalah seluruh ibu-ibu rumah tangga di Candi Sidoarjo. Namun, tidak semua populasi akan dijadikan sampel untuk menggali data. Ada beberapa alasan mengapa hal tersebut dilakukan, diantaranya:
1. metode pengambilan informan yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampel (sampel bersyarat) yang mana informan tersebut kita tentukan yang disesuaikan dengan tema penlitian.
2. tentunya penelitian ini mengkhususkan pada beberapa karakteristik dari narasumber yakni individu yang tercatat sebagai penonton acara reality show Master Chef Indosiar
3. jumlah dari informan juga dibatasi sebanya 10 orang. Hal ini sesuai dengan teori yang disampaikan oleh beberapa tokoh penelitian komunikasi bahwa informan dalam sebuah penelitian berjenis kualitatif adalah 10 sampai 15 orang saja.

4.5              Metode Pengumpulan Data
Metode pengumpulan data dalam suatu penelitian ditentukan berdasarkan jenis penelitiannya. Metode pengumpulan data dengan observasi, FGD, wawancara mendalam, dan sudi kasus adalah teknik yang lazim dpergunakan oleh seorang peneliti kualitatif. Metode pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data primer. Data primer dapa diperoleh dengan melakukan wawancara mendalam (teknik pengumpulan data yang didasarkan pada percakapan secara intensif dengan suatu tujuan tertentu) dengan informan untuk menggali informasi-informasi penting dan tajam seputar tema penlitian yang dipandu dengan sebuah guide interview sebagai bahan dasar wawancara, akan tetapi dalam aktualisasinya dapat berkembang sejalan dengan wawancara yang berlangsung.

4.6       Metode Analisis Data
Data yang didapat dari hasil diskusi (catatan dan rekaman) kemudian ditranskrip berurutan sesuai dengan ringkasan diskusi agar tidak ada data yang terlewatkan. Analisis data hasil diskusi harus memperhatikan lima faktor sebagai berikut :
1. Menentukan istilah yang digunakan beserta maknanya, kemudian mengelompokkan konsep yang mirip.
2.  Menentukan konteks kalimat dengan melihat stimuli/pemicunya dan kemudian diinterpretasi sesuai konteks tersebut.
3. Memperhatikan alur diskusi dan mencatat perubahan serta posisi partisipan setelah berinteraksi dengan partisipan lain.
4. Lebih memperhatikan respon yang spesifik dan sesuai pengalaman daripada respon yang kurang jelas dan terlalu teoritis.
5.  Jeli dalam mencari ide yang tersirat sepanjang diskusi.                


Sumber:         
http://catatan-perkuliahan-aku.blogspot.com/




Tidak ada komentar:

Posting Komentar